Jumaat, 28 Disember 2012

Jual Garam: PENGARUH PENGGUNAAN GARAM BERYODIUM




      A.  Ontologi Iodium
Iodium ditemukan pada tahun 1811 oleh Courtois. Iodium merupakan sebuah monovalen. Keadaannya dalam tubuh mamalia hanya sebagai hormon tiroid. Hormon-hormon ini sangat penting selama pembentukan embrio dan untuk mengatur kecepatan metabolis dan produksi kalori atau energi disemua kehidupan. Iodium diserap sangat cepat oleh usus dan oleh kelenjar tiroid digunakan  untuk memproduksi hormon tiroid.Saluran ekresi utama iodium adalah melalui saluran kencing dan cara ini merupakan indikator utama pengukuran jumlah pemasukan dan status iodium. Tingkat ekresi (status iodium) yang terendah (25-20 mg I/g creatin) menunjukkan resiko kekurangan iodium bahwa tingkatan yang lebih rendah menunjukkan resiko yang lebih berbahaya (Brody, 1999). Iodium ada dalam tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit yaitu sebanyak kurang lebih 0,00004 % dari berat badan atau 15-23 mg. Sekitar 75 % dari iodium ini ada di dalam kelenjar tiroid yang digunakan untuk mesintesis hormon tiroksin. Hormon ini diperlukan untuk pertumbuhan normal, perkembanga fisik dan mental manusia. Selain itu iodium ada didalam jaringan tubuh lain, yaitu dikelenjar ludah, payudara, dan lambung serta didalam ginjal (Almatsier, 2003).

      B.  Sumber Iodium
Iodium merupakan sejenis mineral, biasanya iodium terdapat di alam, baik tanah dan air. Iodium adalah zat gizi mikro yang  mengandung hormon tiroksin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Kandungan iodium dalam makanan laut  seperti ikan, kerang, cumi atau rumput laut berkisar 0,0002 persen. Keuntungan konsumsi iodium melalui makanan laut adalah elemen  iodium tersebut tidak hilang selama pemprosesan masakan. Selain itu, jumlah yang dimakan biasanya juga lebih tinggi (bila kita mengknsumsi 50 gram ikan laut, berarti iodium yang masuk setara 100 mikrogram iodium). Jepang adalah negara terdepan dalam konsumsi rumput laut dan kasus kekurangan iodium juga sangat rendah di negara tersebut. Disana rumput laut diproses menjadi anyaman halus yang disebut  nori. Nori ini dipakai sebagai pembungkus makanan, misalnya nasi kepal (onigiri) atau sushi.  Selain itu, juga dipakai sebagai campuran penyedap rasa pada mi rebus, seperti ramen atau soba. Mungkin seandainya  kita mau meniru, misalnya daun pisang pembungkus lemper diganti dengan lembaran rumput laut atau mi bakso maupun mie pangsit dibubuhi penyedap dan rumput laut, maka kasus kekurangan iodium akan berkurang dinegeri ini. Pentradisian penggunaan makanan laut hendaknya terus digalakkan  karena lebih dari 70 persen dari luas wilayah negeri ini adalah laut (Nurachman dan Sarwono, 2008).

      C. Kebutuhan Iodium
Kebutuhan iodium bervariasi menurut umur dan kondisi-kondisi tertentu. Kebutuhan pada anak-anak berbeda dengan kebutuhan orang dewasa akan iodium perharinya. Keadaan fisiologi tertentu dari tubuh seperti misalnya pada wanita dan ibu menyusui, jumlah kebuutuhan tubuh akan zat iodium akan berbeda. Kebutuhan tubuh per harinya sekitar 1-2 µg per kg berat badan. Perkiraan kecukupan yang dianjurkan sekitar 40-120 µg perhari untuk anak-anak umur dibawah 19 tahun dan 150 µg perhari untuk orang dewasa. Untuk wanita hamil dan menyusui dianjurkan  tambahan masing-masing adalah 10 µg/hari (Hetzel, 1993). Sumber utama iodium adalah laut, sehingga makanan laut merupakan makanan yang paling kaya dengan iodium. Didaerah pantai, air dan tanah mengandung banyak iodium sehingga tanaman yang tumbuh didaerah pantai mengandung cukup banyak iodium. Semakin jauh tanah dari pantai semakin sedikit pula kandungan iodiumnya dan salah satu penanggulangan kekurangan iodium adalah melalui fortifikasi garam dapur dengan iodium

       D. Manfaat Garam Beryodium
Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium,yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan (Dekes RI, 2009) Garam beryodium dapat mencegah Gangguan Akibat Kurang Yodium(GAKY) yang ditunjukkan dengan  tanda-tanda adanya pembesaran kelenjar gondok, terhambatnya pertumbuhan (pendek atau cebol) gangguan perkembangan mental, gangguan fungsi syaraf otak (gangguan kecerdasan,bisu, tuli dan juling).(Depkes RI, 2007).

       E. Dampak  Defisiensi Iodium
Gangguan Akibat Kurang Yodium atau GAKY adalah sekumpulan gejala yang timbul karena tubuh seseorang kekurangan unsur yodium secara terus menerus dalam jangka waktu yang cukup lama (Depkes RI, 2007). Masalah GAKY merupakan masalah yang serius mengingat dampaknya secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kelangsungan hidup dan kuallitas sumber daya manusia yang mencakup 3 aspek, yaitu aspek perkembangan kecerdasan,aspek perkembangan sosial dan aspek perkembangan Ekonomi (Depkes RI, 2007).
E.1.  Aspek Perkembangan Kecerdasan (Intelegensi)
Pada umumnya  keluarga telah memiliki pengetahuan dasar mengenai gizi. Namun demikian sikap dan keterampilan serta kemauan untuk bertindak memperbaiki gizi keluarga masih rendah. Sebagian keluarga menganggap asupan makanannya selama ini cukup memadai karena tidak ada dampak buruk yang mereka rasakan. Sebagian keluarga juga mengetahui bahwa ada jenis makanan yang lebih berkualitas namun mereka tidak ada kemauan dan tidak mempunyai keterampilan untuk menyiapkannya. (Depkes RI, 2007) Kekurangan unsur yodium dalam makanan sehari-hari dapat menurunkan kecerdasan. Di Indonesia diperkirakan kehilangan 140 juta IQ poin akibat GAKY.
Perhitungan pengurangan IQ poin yaitu :
a. Kretin (GAKY Berat)  : 50 poin
b. Gondok   :   5 poin
c. Bayi didaerah GAKY  : 10 poin
Setiap tahun didaerah defisiensi iodium akan lahir  1 juta bayi, dimana setiap kelahiran akan mengalami defisit sebesar 10 point sehingga total defisit IQ point yang diakibatkan adalah 10 juta IQ point. Terjadinya defisit IQ poin di Indonesia pada gilirannya berdampak pada program belajar 9 tahun, karenanya banyak anak usia sekolah tidak dapat mengikuti pelajaran dan mengalami kemunduran (drop-out)

Sumber: Skipsi Chairunnisa, 2011.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan